UMKM Selama Pandemi

Pembelajaran Daring, Efektif Gak Sih Buat Mahasiswa?

Di masa pandemi ini, hobi memasak ternyata bisa menjadi ide bisnis rumahan untuk mahasiswa. Kebiasaan baru yang dimaksud seperti bekerja di luar kantor, keseimbangan hidup, akses ke e-commerce dan layanan pengiriman barang, serta layanan kesehatan online alias e-health. “Orang dan organisasi akan menemukan manfaat dari cara baru hidup dan bekerja. Ini akan menantang bisnis tradisional dan gaya hidup yang ada ,” demikian tertulis dalam analisis Firma tersebut yang bertajuk “Shifts in the Low Touch Economy”. Lebih baik manfaatkan waktu dengan lebih produktif yang bisa menghasilkan uang, yaitu kerja sampingan dengan jadi freelancer atau bisnis. Siapa tahu, dari usaha kecil yang dilakukan sekarang, suatu hari nanti bisa berkembang dan meraup omzet besar.

Potensi Indonesia adalah negara yang bisa memproduksi barang-barang dalam berbagai tipe. Untuk perusahaan-perusahaan yang akan mengekspor obat-obatan keluar negeri, mie kering, makanan dan minuman ringan, dan lain-lain, sudah saatnya untuk memproduksi dalam jumlah besar sehingga akan mendapatkan biaya produksi yang efisien. Pasar masih terbuka karena kondisi recovery akibat Virus Corona diperkirakan akan regular sampai akhir tahun 2020. Dengan biaya produksi yang murah maka akan memberikan daya tawar yang bagus di pasar internasional. Perusahaan juga bisa menggunakan biaya promosi yang murah melalui social media.

Saat ini seluruh negara di berbagai penjuru dunia termasuk Indonesia sedang dilanda bencana non-alam yang berkaitan erat dengan kesehatan. Virus ini pertama kali ditemukan di Wuhan, China dan telah menyebar di seluruh dunia sehingga menyebabkan angka kematian yang sangat banyak. Dampak virus ini begitu luas tidak hanya mengancam kesehatan masyarakat akan tetapi juga ekonomi masyarakat dan pendidikan. Di tengah pandemi virus corona ini, semua lembaga pendidikan diliburkan guna mencegah penyebaran virus corona yang kian masif setiap harinya.

Bisnis mahasiswa saat corona

Cobalah untuk berpikir sekreatif mungkin tentang produk atau jasa yang bisa kamu hasilkan untuk menjawab kebutuhan pasar saat ini. Walaupun daya beli menurun, namun saat ini asuransi kesehatan merupakan salah satu yang sangat dibutuhkan oleh konsumen. Untuk memproteksi konsumen dari Covid-19, AstraLife mengeluarkan produk asuransi yang memproteksi nasabahnya dari penyakit ancaman Covid-19.

Praktikum yang dilaksanakan secara on-line terkadang kurang bisa dipraktekkan di rumah masing-masing karena keterbatasan alat dan sampel percobaan. Selain itu, masalah lain dari pembelajaran daring ini adalah masih terbatasnya sinyal internet di beberapa daerah sehingga menghambat berlangsungnya proses pembelajaran. “Para mahasiswa diharapkan punya kejelian untuk menciptakan peluang usaha yang bisa eksis dalam kondisi sekarang ini, terutama pada saat pandemi Covid-19. Mahasiswa juga diharapkan dapat mengembangkan ide bisnis tersebut dan mampu beradaptasi dengan kondisi jaman,” ujarnya.

Tapi tidak ada salahnya kamu coba untuk mengisi waktu luang saat bekerja dari rumah selama wabah Corona ini. Meskipun situasi sedang sulit sebenarnya tetap ada peluang untuk mendapatkan penghasilan. Berikut Maucash sudah merangkum jenis pekerjaan yang bisa kamu kerjakan dari rumah untuk mendapatkan penghasilan. Pekerjaan ini juga bisa kamu lakukan sebagai sampingan selama kamu bekerja dari rumah. Apalagi ketika teman-teman kamu belajar di rumah, tentu membutuhkan internet untuk mencari bahan perkuliahan dan berkomunikasi dengan dosen.

Bisnis pulsa elektrik menjadi pilihan untuk sebagian mahasiswa karena selain sederhana, keuntungan yang didapatkan pun lumauan. Jika bisa mengelolanya dengan baik keuntungan bisa dimodalkan kembali sehingga akan ada banyal saldo yang bisa dijual kembali Jika konsisten dalam jangka panjang dijamin keuntungannya pun akan berkali kali lipat. Jika sudah bisa merekrut karyawan, tidak ada salahnya untuk membuka counter dan lain sebagainya sebagai sarana mengembangkan usaha menjadi lebih baik dan lebih banyak dibandingkan dengan sebelumnya. Orang tidak lagi membaca koran, melainkan mencari informasi lewat dalam jaringan. Bahkan, sekarang ini banyak perusahaan yang bekerjasama dengan Influencer, sehingga belanja iklan banyak yang tersedot ke digital.